drg Ika Ratna Sp.BM HOTLINE 08119141419 WhatsApp

Penurunan gusi yang terjadi menjadi momok bagi pasien, lalu apa penyabab penurunan gusi ? kenapa gigi menjadi linu dan goyang ? bisa disimak ulasan di baawah ini.

Resesi gingiva atau lebih dikenal dengan penurunan gusi adalah suatu kondisi ketika akar gigi terbuka, yang dapat menyebabkan peningkatan resiko gigi berlubang bahkan kehilangan gigi jika terlalu lama didiamkan. 

Akar gigi yang terbuka juga dapat menyebabkan rasa sensitif terhadap makanan atau minuman yang panas, dingin, atau asam.

Salah satu penyebab penurunan gusi adalah susunan gigi yang tidak teratur serta pembersihan giginya kurang maksimal, sehingga menyebabkan penumpukan sisa makanan di dalam celah gusi yang lama-kelamaan menyebabkan gusi turun. Penyebab lainnya adalah kebiasaan menyikat gigi yang salah, yaitu menyikat gigi terlalu keras dan menekan.

Selalu menjaga kondisi gusi dalam keadaan sehat merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya penurunan gusi. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari menggunakan bulu sikat lembut dengan teknik penyikatan yang tepat, serta rajin melakukan kontrol ke dokter gigi adalah hal terpenting untuk mencegah terjadinya penurunan gusi. 

Jika penurunan gusi terlanjur terjadi, maka perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan faktor penyebab terjadinya penurunan gusi. Sehingga, selain diberikan perawatan profesional oleh dokter gigi, pasien juga diberikan pendidikan kesehatan gigi untuk diterapkan sehari-hari. Misalnya jika pasien memiliki teknik menyikat gigi yang salah, maka diberikan panduan yang tepat oleh dokter gigi untuk diterapkan pasien di rumah.

Sedangkan perawatan profesional yang diberikan oleh dokter gigi untuk kasus penurunan gusi, antara lain:

1. Root planing, yaitu pembersihan plak di permukaan akar gigi, sehingga diharapkan terjadi penutupan kembali gusi yang telah mengalami penurunan.

2. Gum grafting, yaitu prosedur pengambilan jaringan gusi sehat dari bagian mulut pasien tersebut atau menggunakan bahan khusus untuk grafting,kemudian diletakkan pada bagian gusi yang turun . Prosedur ini membutuhkan keahlian khusus, dan sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesialis periodonsia (spesialis gusi dan jaringan pendukung gigi lainnya).

3. Regenerasi. Pada beberapa kasus penurunan gusi,  tulang pendukung gigi dapat mengalami kerusakan. Dengan melakukan prosedur penanaman bahan regeneratif pada daerah yang kehilangan tulang, diharapkan dapat meregenerasi tulang dan jaringan baru.

Jadi, jangan ragu untuk datang ke dokter gigi jika anda ingin melakukan perawatan bagi gusi anda yang mengalami penurunan. Demikian Bapak Rosadik, semoga informasinya bermanfaat. Salam gigi sehat.

Sumber ; http://health.kompas.com/

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of DentisBi to add comments!

Join DentisBi